Minggu, 19 Februari 2012

Indah Disetiap Detiknya

“Haaaa?! Kelas bakalan dipisah?!” , kalimat pertama yang keluar dari mulut saya ketika tau bahwa kelas bakal dipisah… okeee , saat itu saya berada dikelas yang katannya “istimewa” RSBI class, beh….siapa coba yang enggak jipper denger namannya. Pasti udah pada mikir ini kelas isinnya “anak terpilih”…. Emang sih murid-murid disini terpilih melalui seleksi , tapi ada juga yang terlalu pintar gagal seperti saya , gini nih bedannya :

1.)Asli anak “pilihan”
Guru : ayooo anak-anak coba kerjakan fisika halaman 126 , tentang gravitasi bumi.

Gini nih jawabannya “anak terpilih” :

Jawab : ohh yaa… aku udah les kemarin , gampang inii.. ayokk kita coba ngerjain..

Set…set… selesai 30 menit.. behhhhh mantap gila.

DAN INI KALAU ANAK PILIHAN TERBAIK GAGAL :
2.)Bocah Gagal:
Guru : ayooo anak-anak coba kerjakan fisika halaman 126 , tentang gravitasi bumi.

Jawaban bocah gagal (sepert saya)
Jawab: WOIII! Ini soal macam kampret , enggak usah dikerjain nyontoh aja selesai ( tinggal tidur ).

Bias dilihat kan perbedaaanya? , oke kembali ke masalah bahwa kelas dipisah.
Disinilah sekarang saya kelas “12 IPA 4 ” , celingak-celinguk liat siapa yang saya kenal disini. Untungannya ada beberapa yang saya kenal.
Sempat terlintas dipikiran saya bahwa saya bakal susah untuk berteman dikelas ini, tapi sembari waktu berlalu ternyata semua itu salah. Saya merasa bahwa saya semakin memiliki banyak teman, dulu yang saya kira bahwa saya tidak akan bisa berteman dengan seorang anak ternyata salah besar.. saya menjadi sahabat akrab sekarang.

Enggak terasa tinggal 2 bulan saya bakal berpisah dengan teman-teman saya di 12 IPA 4 dan sekarang sudah punya sebutan “KAPAS = KALIH WELAS IPA 4” , seribu cerita dengan seribu keceriaan saya lewati dikelas ini… meskipun saya hanya baru setahun akrab dengan teman-teman baru ini.Entah kenapa rasannya berat bagi saya melepas untuk pergi ataupun berpisah dengan kelas saya satu ini. Mungkin menangis satu-satunya ekspresi saya ketika mengingat akan berpisah dengan kelas ini… dan saya cumin ingin berkata : “TERIMA KASIH BUAT SEMUANNYA , TEIMA KASIH BUAT CERITA KECERIAANNYA , TERIMA KASIH BUAT SENYUMANNYA ,TERIMA KASIH TELAH MEMBUAT SEPENGGAL CERITA BARU UNTUK SAYA”.
“Persahabatan layaknya sebuah peri , ketika peri datang siapapun akan bahagia untuk terus bersamanya ,tetapi ketika peri pergi siapa yang tidak sedih ketika harus melepasnya”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar